Kitab 'Umra
كتاب العمرى
Bab : “'Umra (Hadiah yang Diberikan Seumur Hidup) Milik Pewaris”
“'Umra (hadiah yang diberikan seumur hidup) adalah milik ahli waris.”
“'Umra (hadiah yang diberikan seumur hidup) adalah milik ahli waris.”
Diriwayatkan dari Zaid bin Thabit bahwa Nabi memerintahkan bahwa 'Umra (hadiah yang diberikan seumur hidup) adalah milik ahli waris.
Diriwayatkan dari Zaid bin Thabit bahwa Nabi memerintahkan bahwa 'Umra (hadiah yang diberikan seumur hidup) adalah milik ahli waris.
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa memberikan hadiah seumur hidup, itu adalah milik orang yang kepadanya dia memberikannya, baik selama hidupnya maupun setelah kematiannya. Dan janganlah kamu memberikan sesuatu atas dasar Ruqba, karena siapa yang diberi sesuatu atas dasar Ruqba, itu menjadi bagian dari harta miliknya.”
“Umra diperbolehkan.”
“Sesungguhnya umra itu diijinkan.”
Diriwayatkan dari Tawus bahwa Rasulullah membuat 'Umra dan Ruqba mengikat.
Bab : Menyebutkan Berbagai Versi Laporan Jabir Tentang 'Umra
“Umra diperbolehkan.”
“Rasulullah melarang umra dan ruqba.” Saya berkata: “Apa itu Ruqba?” Dia berkata: “Ketika seseorang berkata kepada yang lain: “Ini adalah milik Anda selama sisa hidup Anda.” Tetapi jika Anda melakukan itu, itu diperbolehkan.”
“Saya mendengar Qatadah menceritakan dari 'Ata', dari Jabir bahwa Nabi berkata: 'Umra diijinkan. '”
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa diberi sesuatu selama sisa hidupnya, itu adalah miliknya selama dia hidup dan setelah dia mati.”
“Jangan memberikan sesuatu atas dasar ruqba atau umra. Barangsiapa yang diberi sesuatu atas dasar ruqba atau umra, maka itu adalah milik ahli warisnya.”
“Habib bin Abi Thabit memberitahu kami dari Ibnu 'Umar, bahwa Rasulullah berkata: 'Tidak ada 'Umra dan tidak ada Ruqba. Barangsiapa diberi sesuatu atas dasar 'umra atau ruqba, itu adalah miliknya selama sisa hidupnya dan setelah dia meninggal. '”
'Ata' memberitahu saya, dari Habib bin Abi Thabit, dari Ibnu 'Umar -dan dia tidak mendengarnya- dia berkata: 'Rasulullah berkata: 'Tidak ada 'Umra dan tidak ada Ruqba. Barangsiapa yang diberi sesuatu atas dasar 'umra atau ruqba, itu adalah miliknya selama sisa hidupnya dan setelah dia meninggal. ' 'Ata' berkata: “Itu milik yang lain.”
“Saya mendengar Ibnu Umar berkata: 'Rasulullah melarang ruqba dan berkata: “Barangsiapa diberi sesuatu atas dasar Ruqba, itu miliknya.”
“Abu Az-Zubair memberitahuku bahwa dia mendengar Jabir berkata: 'Rasulullah berkata: 'Barangsiapa diberi sesuatu atas dasar 'umra, itu adalah miliknya selama sisa hidupnya dan setelah dia mati. '”
Jabir berkata: “Rasulullah berkata: “Wahai Ansar! Berpeganglah hartamu, dan janganlah kamu memberikannya atas dasar umra. Karena barangsiapa memberikan sesuatu atas dasar 'umra, itu adalah milik orang yang kepadanya dia memberikannya atas dasar itu, selama sisa hidupnya dan setelah dia mati. '”
“Pegang hartamu dan jangan memberikannya atas dasar 'umra. Karena siapa yang diberi sesuatu atas dasar 'umra selama sisa hidupnya, itu adalah miliknya selama sisa hidupnya dan setelah kematiannya.”